“Soalnya kalau nyari air itu susah, empang yang kering dibiarkan saja, ya harus cari air ke mana lagi, buat ke sawah juga rebutan. Itu juga dijatah di hari Kamis doang, itu juga kalau lagi ada airnya. Dampak kekeringan ini jadi merugi, ditambah dengan naiknya harga pakan, sehingga omzet jadi merugi,” pungkas Tohari.

BACA JUGA :  Cara Membersihkan Wastafel Stainless Steel Tetap Kinclong

Musim kemarau yang membuat sulitnya pasokan air, ditambah dengan mahalnya harga pakan ikan membuat para petani ikan semakin terjepit.

Akibat kondisi ini, petani ikan lebih banyak merugi dan untuk sekadar balik modalpun, terbilang sulit. Mereka berharap ada perhatian dari pemerintah untuk membantu mengatasi persoalan ini. ***

BACA JUGA :  Kumpulan Doa agar Anak Cerdas, Saleh, dan Mudah Belajar

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================