Komnas Perempuan Minta Polisi Amankan Dokumentasi Tubuh Miss Universe Indonesia saat Body Checking

Hal senada disampaikan Komisioner Komnas Perempuan, Rainy Hutabarat. Ia mengingatkan dalam konsep bisnis dan HAM, korporasi perlu patuh, dan turut mendukung upaya penghapusan kekerasan pada perempuan. Khususnya kekerasan seksual sebagai bagian tidak terpisahkan dari pemajuan HAM.

“Dalam hal ini, penyelenggara di Indonesia maupun pemilik lisensi Miss Universe perlu mampu memastikan penyelenggaraan kegiatan secara bermartabat, berperspektif inklusif, dan melibatkan persetujuan serta pelindungan hak privasi peserta, saat ini dan juga pada masa mendatang,” kata Rainy.

BACA JUGA :  Apakah Kanker Ginjal Bisa Sembuh? Ini Penjelasan dan Pilihan Pengobatannya

Kasus dugaan pelecehan seksual pada finalis Miss Universe Indonesia 2023 terungkap usai ada unggahan yang menyebut para finalis diminta body checking tanpa busana. Selain itu, mereka juga dipotret tanpa busana di ruangan yang terdapat laki-laki.

Kuasa Hukum Finalis Miss Universe Indonesia 2023 mengatakan, para finalis diminta mengikuti pemeriksaan tubuh atau body checking tanpa busana di hadapan laki-laki.

Hal ini terjadi pada 1 Agustus 2023 di sebuah ballroom hotel dengan agenda fitting. Tak hanya body checking, mereka juga dipotret dalam kondisi tanpa busana. Dia mengatakan, dari 30 finalis, terdapat 10 orang lebih yang melaporkan dugaan tindak kekerasan seksual tersebut.

BACA JUGA :  Lift Hotel di Sukaraja Macet, Dua Perempuan Terjebak

“Kami juga cukup terkaget-kaget ketika melihat foto-foto yang diambil oleh mereka, dan terlebih lagi setelah dilakukan body checking diambil gambar dan ada laki-laki,” kata dia di Polda Metro Jaya, Senin (7/8/2023).***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================