Serem! Kerangka Anak Vampir Ditemukan Arkeolog Desa Pien

“Kematian mendadak sering dianggap sebagai sesuatu yang harus ditakuti orang,”ujarnya.

Penduduk desa di abad ke-17 juga rentan terhadap ketakutan tentang anak-anak yang belum dibaptis, serta orang-orang yang meninggal karena tenggelam.

Poliński mengatakan, para arkeolog juga menemukan kumpulan tulang lepas di dekat kuburan anak itu, serta seorang wanita hamil dengan janin yang diperkirakan berusia sekitar 6 bulan.

BACA JUGA :  Bolehkah Penderita Darah Tinggi Makan Ikan Asin? Ini Penjelasan dan Pola Makan yang Tepat

Matteo Borrini, dosen utama antropologi forensik di Liverpool John Moore University mengatakan, praktik “penguburan vampir” adalah hal biasa di Eropa yang dimulai sejak abad ke-14.

Orang-orang mengaitkan wabah vampir dengan waktu kematian massal yang tidak dapat dijelaskan pada saat itu, tetapi sekarang dianggap sebagai pandemi atau keracunan skala besar.

BACA JUGA :  PANCASILA ITU BUKANLAH RUMUS KODE BUNTUT

Pemikiran umum adalah vampir ini akan berburu dan membunuh anggota keluarga mereka terlebih dahulu, lalu berpindah ke tetangga dan orang lain di desa, mengikuti pemahaman modern manusia sarat ini tentang penyebaran penyakit menular. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================