
Selain perselisihan, lanjut dia, faktor ekonomi juga tercatat menjadi alasan perceraian di Kabupaten Bogor yakni dengan 1.396 kasus.
“Kemudian ada alasan ekonomi sebanyak 1.396,” ujar dia.
Sambungnya, sebanyak 267 kasus perceraian lantaran meninggalkan salah satu pihak. Disusul dengan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) sebanyak 35 kasus.***
Penulis : Mutia Dheza Cantika
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















