BOGOR-TODAY.COM – CCTV atau kamera pengintai merekam aksi komplotan pencurian spesialis rumah kosong di siang bolong di Kota Semarang. Dengan leluasa, empat pelaku menggasak brankas berisi uang tunai dan barang berharga lainnya dengan nilai total kerugian Rp700 juta.
Terlihat dalam rekaman CCTV di depan dan di dalam rumah korban, Jalan Puri Anjasmoro Semarang, sekitar pukul 11.00 WIB, satu pelaku berusaha masuk dengan cara melompat pagar untuk memastikan rumah dalam keadaan kosong.
Dua pelaku menyusul masuk ke dalam rumah setelah dipastikan rumah dalam keadaan kosong, sementara satu pelaku berjaga di luar rumah.
Sambil membawa senjata tajam, pelaku dengan leluasa menggasak barang-barang berharga dari dalam rumah. Satu pelaku menggasak brankas berisi uang tunai, perhiasan dan jam emas.
Sementara satu pelaku menyusul keluar sambil menenteng sebuah tas berisi surat berharga milik korban dengan, kemudian kabur menggunakan sebuah mobil.
Dari hasil penyelidikan berdasarkan bukti rekaman CCTV, tim Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang berhasil menangkap satu pelaku di daerah Palembang, Sumatra Selatan.
“Tiga pelaku lainnya yang identitasnya sudah dikantongi sedang diburu. Pelaku yang berhasil ditangkap bernama Nopriadi yang berperan sebagai sopir dan mengecek pertama kondisi rumah untuk memastikan rumah yang disasarnya dalam kondisi kosong,” kata Kasat Reskrim Donny Limbantoruan, Rabu (16/8).
Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita beberapa buah jam bermerek, surat-surat kendaraan dan brangkas yang dalam kondisi rusak.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 ayat 1 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman maksimal penjara 9 tahun penjara.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















