BOGOR-TODAY.COM – Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI) meminta pemerintah untuk meninjau ulang rencana pembangunan patung Soekarno yang menelan biaya fantastis.
Melansir suaraislam.id, Jumat (18/8/2023) Sekjen BKsPPI Dr KH Akhmad Alim menyebut akan lebih baik pembangunan patung Soekarno tersebut dapat dipertimbangkan tujuan dan manfaat bagi kepentingan rakyat banyak, mengingat kondisi ekonomi rakyat justru sedang sulit.
Ia menilai, pembangunan patung adalah bagian dari sikap kemubaziran yang tidak memberikan manfaat bagi kepentingan ekonomi dan sosial masyarakat, selain dikhawatirkan patung itu menjadi dikultuskan oleh masyarakat.
“Pemilihan tokoh Soekarno dan mengabaikan tokoh lain juga akan berdampak negatif bagi perasaan rakyat pada umumnya,” ungkap Ustaz Alim.
Ia menjelaskan, bahwa dalam pandangan Islam, membuat patung tiga dimensi (mujassim), hukumnya berdosa, meskipun tujuannya bukan untuk penyembahan namun dimaksudkan untuk menyerupai ciptaan Allah yakni pengakuan bahwa ia berkreasi dan mencipta sebagaimana Allah menciptakan sesuatu.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















