Kiprah Haruki Noguchi di Dunia Balap Motor yang Tinggal Kenangan

BOGOR-TODAY.COM – Nama pembalap asal Jepang, Haruki Noguchi, tengah menjadi pemberitaan. Pembalap elite ARRC di kelas Asian Superbike 1000 (ASB1000) ini meninggal dunia saat menjalani kompetisi di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kabar meninggalnya Noguchi dikonfirmasi oleh akun Instagram resmi ARRC. Noguchi meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama tiga hari di rumah sakit umum NTB.

Sebelum peristiwa tragis tersebut, Noguchi tampil apik di musim ini. Sayang, potensinya kini hanya tinggal kenangan.

Kisahnya dari sirkuit selalu menginspirasi pembalap lainnya. Berikut profil dan kisah Noguchi yang IDN Times sajikan dilansir dari laman Red Bull.

Noguchi sempat bercerita bagaimana dirinya berkenalan dengan dunia balap motor. Semua berawal dari sang ayah yang juga merupakan seorang pembalap. Berkat itu, dia sering berkunjung ke sirkuit bersama sang ayah.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

Noguchi kecil juga menaruh minat pada tayangan MotoGP di televisi. Hal itu semakin membuatnya menggebu untuk menjajal sirkuit menggunakan motor.

Pada umur lima tahun, Noguchi akhirnya menjajal terminator kids menjadi kendaraan pertamanya.

Bagi Noguchi, kiprahnya sebagai pembalap selalu diisi dengan dukungan keluarganya. Ayahnya kerap menjadi mekanik untuknya, sementara ibunya membantu menjaga asupan nutrisi dan latihan Noguchi.

Noguchi juga punya seorang adik laki-laki yang berusia 16 tahun. Adiknya pun disebut kerap membantunya.

“Orangtua saya memberikan motor. Mereka mendukung saya mulai perbaikan motor, ikut bepergian untuk balapan, dan biaya balapanku. Orangtuaku sangat membantu ku,” ujar Noguchi.

Noguchi sebetulnya mencintai olahraga. Bukan hanya balapan, Noguchi sempat mengatakan dia juga menyukai basket, tenis, baseball, dan tenis meja.

BACA JUGA :  Sarwendah Ingin Perselisihan dengan Ruben Onsu Segera Tuntas Demi Anak-anak

“Kadang saya bermain basket bersama teman-temanku untuk latihan fisik ku. Saya juga latihan di gym dan bersepeda,” kata Noguchi.

Noguchi mengalami kecelakaan pada putaran keempat FIM ARRC 2023 yang digelar di Sirkuit Mandalika pada Minggu, 13 Agustus 2023. Dia tampil di kelas Asia Superbike 1000cc itu mengalami insiden di Tikungan 10.

Insiden bermula saat bagian depan motor Haruki Noguchi tersenggol ban belakang pebalap Malaysia, Zaqwan Zaidi, yang tergelincir. Zaidi terpeleset dan keluar trek, tetapi Noguchi terjatuh di lintasan sehingga kecelakaan fatal tak terhindarkan.

Dalam video yang beredar, terlihat bagian kepala Haruki Noguchi tertabrak pebalap yang berada di belakangnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================