
Lidah menjulur berwarna merah menyala tersebut nampak telah terpampang di sudut kota Paris, Prancis; Canberra, Australia; bahkan di Buenos Aires, Argentina.
Sementara, Hackney merupakan salah satu distrik penting di sisi timur kota London, Inggris, yang populer dengan kehidupan modern dengan lingkungan yang amat multikultural dan kosmopolitan.
“Hackney mungkin berada di jantung Hackney Diamonds, tetapi ini adalah momen global yang ingin kami bagikan dengan para penggemar di seluruh dunia melalui YouTube,” ujar pernyataan resmi Rolling Stones, seperti diberitakan oleh Variety, Senin (4/9).
Album Hackney Diamonds akan menjadi rilisan pertama The Rolling Stones sejak kematian pemain drum Charlie Watts pada 2021.
Mendiang Watts merupakan salah satu founding member dari The Stones dan memainkan nyaris seluruh ribuan panggung yang telah dimainkan sejak terbentuk pada 1962.
Band itu juga disebut merekam sebuah lagu bersama dua member The Beatles yang masih tersisa, Paul McCartney dan Ringo Starr, untuk album Hackney Diamonds.
Meski demikian, belum diketahui apakah Paul dan Ringo akan mengisi lagu yang sama atau tidak.
Para personel The Rolling Stones kini rata-rata tengah memasuki usia 80 tahunan. Meski begitu, mereka tetap melangsungkan beberapa rangkaian tur seperti No Filter di AS-Kanada, serta tur Sixty yang berlangsung di Eropa.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















