Bima Arya Paparkan Perubahan Kota Bogor di ASEAN + Youth Summit 2023

Sementara di program energi terbarukan melalui kendaraan listrik, Kota Bogor sudah mempunyai 15 charging station untuk mendorong penggunaan energi terbarukan.

“Demi mewujudkan permukiman sehat yang terjangkau kami merenovasi ribuan rumah untuk memperbaiki kondisi kelayakan hidup bagi warga yang membutuhkan. Tahun ini kami akan merenovasi empat ribu RTLH dengan nominal sebesar Rp 20 juta per-unit,” ucapnya.

Tidak hanya itu, ia menjelaskan, pada pengelolaan sampah ada program daur ulang dan pengurangan sampah yakni BOTAK (Bogor Tanpa Plastik) dilakukan sebagai upaya untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan hijau. Lewat program BOTAK di Kota Bogor melarang penggunaan kantong plastik di supermarket dan pasar tradisional.

Selain itu, pihaknya membangun TPS3R di kawasan pemukiman bekerjasama dengan Plustik untuk mendaur ulang sampah menjadi paving block dan bekerjasama dengan Indosat meluncurkan Reverse Vending Machine, yakni mengumpulkan sampah botol plastik bisa ditukar dengan pulsa.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Pastikan Sektor Perikanan di Tenjolaya Berjalan Optimal

“Kami juga mengelola sampah lewat pendekatan kerja sama dengan komunitas yang bernama Satgas Ciliwung. Lewat usaha yang tak kenal lelah, Piala Adipura akhirnya berhasil kembali diraih Kota Bogor setelah 17 tahun,” katanya.

Wali Kota mengatakan, pihaknya juga turut meningkatkan kepedulian mengenai stop merokok. Terbukti Kota Bogor menjadi kota percontohan kota bebas asap rokok dan menjadi tuan rumah konferensi dunia, yakni APCAT untuk berbagi pengalaman bagi kota-kota di dunia dalam upaya mengurangi asap rokok.

“Di bidang pendidikan kami memastikan pendidikan yang setara bagi semua warga dengan membangun sekolah satu atap (SATAP). Hal ini untuk memastikan sistem zonasi dapat diterapkan secara adil,” terangnya.

Pemkot Bogor juga turut mendukung perkembangan UMKM melalui pengembangan kawasan kuliner di sejumlah wilayah pemukiman dan membangun marketplace digital yang khusus ditujukan untuk UMKM, seperti Bogor Hitz dan Kujang Fresh.

“Kami juga mengenalkan program Local Pride yang mewajibkan ASN di lingkungan Pemkot Bogor menggunakan produk lokal setiap hari selasa,” katanya.

BACA JUGA :  Jangan Asal Taruh! Ini Posisi Terbaik Menempatkan Kulkas di Dapur Agar Hemat Energi dan Praktis

Terakhir, Bima Arya menuturkan, pihaknya juga peduli terhadap kesehatan mental. Pemkot Bogor memiliki mobil curhat yang menawarkan solusi bagi warga yang mengalami keluhan stres dan menyediakan bantuan sosial untuk mensupport populasi rawan, menawarkan bantuan untuk keluarga berpenghasilan rendah, kaum lansia dan warga disabilitas lewat program JAGA ASA.

“Menciptakan kota yang sehat merupakan upaya jangka panjang yang melibatkan semua pihak. Kita harus mempertimbangkan faktor sosial, ekonomi, lingkungan dan budaya untuk membangun lingkungan perkotaan bagi generasi muda. Bersama-sama kita bisa membuat dampak positif bagi kota kita tercinta dan menginspirasi kota lain di penjuru dunia. Terima kasih untuk komitmen menuju masa depan yang lebih sehat dan lebih bahagia,” katanya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================