“Jadi fenomena mengenai hal ini, karbon trading dari berbagai aspek, dari teknis FMIPA, saya kira paling kental. Dari kami FEB, kira bicara masalah menajemennya masalah acountingnya, masalah teksnya saya kira ini menarik sekali. Alhamdulillah kita bisa berkumpul dan tentunya terima kasih,” sebutnya.

Sebagai informasi, hadir dalam acara tersebut, dua narasumber, yaitu Ir. Kamia Handayani, MSc. Ph.D, yang merupakan Executive Vice President Energy Transition and Sustainability PT. PLN Persero, dan Dr. H. Prianto Budi S, Ak., CA., MBA, yang menjabat sebagai Direktur Utama PT. Pratama Indomitra Konsultan. Dion Achmad Armadi, seorang Dosen FEB Unpak, bertindak sebagai moderator.

BACA JUGA :  Bolehkah Penderita Darah Tinggi Makan Ikan Asin? Ini Penjelasan dan Pola Makan yang Tepat

Narasumber pertama, Ir. Kamia Handayani, MSc. Ph.D, menjelaskan peran nilai ekonomi karbon (NEK) dalam pengurangan emisi, regulasi terkait NEK, tata cara pelaksanaannya, dan NEK dalam Strategi Transisi Energi di PLN.

BACA JUGA :  Kanker Payudara pada Pria: Jarang, tapi Nyata dan Sama Berbahayanya

Sementara itu, narasumber kedua, Dr. H. Prianto Budi S, Ak., CA., MBA, sebagai Direktur Utama PT. Pratama Indomitra Konsultan, membahas topik perdagangan karbon dari sudut pandang akuntansi dan perpajakan. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================