FEB Universitas Pakuan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pakuan telah sukses menggelar kegiatan 'Knowledge Sharing Carbon Trade' di Aula Utama Lantai 4, Gedung Manajemen FEB Unpak, Sabtu (2/9/2023.

BOGOR-TODAY.COM –  Fakultas Ekonomi dan Bisnis atau FEB Universitas Pakuan telah sukses menggelar kegiatan ‘Knowledge Sharing Carbon Trade’ di Aula Utama Lantai 4, Gedung Manajemen FEB Unpak, Sabtu (2/9/2023.

Dalam sambutannya, Dr. Hendro Sasongko, Dekan FEB Unpak, menyatakan bahwa sebelumnya isu pengurangan emisi tidak begitu menarik perhatian. Namun, beberapa bulan yang lalu, ketertarikan muncul ketika Ketua Yayasan Pakuan Siliwangi, Bandi mengajaknya untuk berdiskusi dengan rekan-rekan dosen dalam grup mengenai topik tersebut.

“Mengenai pengurangan emisi, saya kira selanjutnya enggak begitu perhatian, tapi beberapa bulan lalu ada hal yang menarik,” ujar Dr. Hendro Sasongko dikutip dari laman resmi unpak.ac.id, Minggu (10/9/2023).

Ia menjelaskan, bahwa acara itu terkait dengan tema pengurangan emisi karbon. Ia menyoroti fakta bahwa Provinsi Kalimantan Timur menerima lebih dari 110 juta dollar, yang setara dengan 1,7 triliun lebih dari separuh APBD Kota Bogor.

BACA JUGA :  Kebiasaan Begadang Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Hal ini menjadi motivasi untuk memahami lebih dalam mengapa hal ini terjadi. Ia juga menunjukkan bahwa beberapa teman dalam grup diskusi mereka sudah memahami topik ini dan berbagi dokumen terkait.

Dekan menyebutkan bahwa para dosen memandang tugas mereka sebagai pengajar sebagai kesempatan untuk melakukan riset, dan oleh karena itu isu-isu seperti karbon trading sangat menarik bagi mereka.

“Jadi fenomena mengenai hal ini, karbon trading dari berbagai aspek, dari teknis FMIPA, saya kira paling kental. Dari kami FEB, kira bicara masalah menajemennya masalah acountingnya, masalah teksnya saya kira ini menarik sekali. Alhamdulillah kita bisa berkumpul dan tentunya terima kasih,” sebutnya.

Sebagai informasi, hadir dalam acara tersebut, dua narasumber, yaitu Ir. Kamia Handayani, MSc. Ph.D, yang merupakan Executive Vice President Energy Transition and Sustainability PT. PLN Persero, dan Dr. H. Prianto Budi S, Ak., CA., MBA, yang menjabat sebagai Direktur Utama PT. Pratama Indomitra Konsultan. Dion Achmad Armadi, seorang Dosen FEB Unpak, bertindak sebagai moderator.

BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

Narasumber pertama, Ir. Kamia Handayani, MSc. Ph.D, menjelaskan peran nilai ekonomi karbon (NEK) dalam pengurangan emisi, regulasi terkait NEK, tata cara pelaksanaannya, dan NEK dalam Strategi Transisi Energi di PLN.

Sementara itu, narasumber kedua, Dr. H. Prianto Budi S, Ak., CA., MBA, sebagai Direktur Utama PT. Pratama Indomitra Konsultan, membahas topik perdagangan karbon dari sudut pandang akuntansi dan perpajakan. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================