BOGOR-TODAY.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin, mengungkapkan mengenai kesiapan pembangunan dua proyek bendungan di Kabupaten Bogor, yakni Cibeet dan Cijurey.
Dua proyek ini terletak di Kecamatan Sukamakmur, Tanjungsari, dan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dan saat ini telah memasuki tahap lelang secara bertahap.
Burhanudin menjelaskan bahwa informasi tentang lelang ini mengindikasikan bahwa prosesnya tidak dilakukan secara menyeluruh. Menurutnya, pembangunan bendungan ini melibatkan beberapa segmen kegiatan, termasuk pembebasan lahan dan tanah untuk dudukan bendungan.
“Informasinya paralel, pengertian lelang itu dudukan tidak seluruhnya. Saya dengar kalau bendungan itu ada segmen kegiatan, ada pembebasan lahan, ada pembebasan tanah untuk dudukan,” kata Burhanudin kepada wartawan, Jum’at (15/9/2023).
Ia menambahkan bahwa pembangunan bendungan Cijurey diperkirakan akan lebih cepat dilaksanakan karena luas lahan yang harus dibebaskan relatif lebih kecil dibandingkan dengan Cibeet.
“Dalam hal ini, Cijurey mungkin akan lebih cepat karena hanya melibatkan lahan seluas 210 hektar, jika tidak salah. Bahkan, ada informasi bahwa di Cijurey terdapat sebagian tanah yang dimiliki oleh salah satu pengembang, yang mencapai lebih dari 10 persen, yang bisa mempercepat prosesnya,” jelas Burhanudin.
Selain itu, Burhanudin menyebut bahwa proyek pembangunan waduk Cibeet telah mendapatkan dukungan dari pihak kecamatan dan desa, meskipun masih perlu berunding mengenai harga dengan masyarakat di dua Kecamatan Bogor bagian Timur.
Dia juga mengungkapkan bahwa kedua waduk ini akan segera dibangun sebagai respons terhadap dampak musim kemarau yang terjadi, dengan tujuan mengatasi kekeringan jangka panjang di wilayah tersebut.
“Daerah kita bersifat mendukung, dan kami berharap agar proyek ini dapat berjalan lebih cepat, terutama mengingat beberapa desa di wilayah timur saat ini mengalami kekeringan,” tambahnya.
Burhanudin menekankan bahwa jika kedua waduk ini berhasil direalisasikan, maka akan memberikan pasokan air bersih yang memadai di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor. Selain itu, dia meyakini bahwa pembangunan kedua waduk ini akan menjadi solusi untuk mengurangi risiko banjir di wilayah Karawang, Bekasi, dan Jakarta Timur.
“Kami telah menerima keluhan berulang kali dari Karawang Barat dan Bekasi Timur mengenai peran Cibeet dalam banjir. Bahkan, Jakarta Timur juga terdampak oleh limpahan air dari Cibeet,” pungkasnya. ***
Penulis : Mutia Dheza Cantika
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















