
“Banjir ini merupakan kejadian yang sudah sering terjadi, sekitar setiap 5 atau 10 tahun sekali. Masyarakat di sini sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini,” ungkap Alfian kepada Beritasatu.com, Jumat (22/9/2023).
Walaupun begitu, banjir besar yang diduga berasal dari hulu sungai di Malaysia ini tidak asing bagi penduduk setempat, dampaknya cukup parah. Ratusan rumah di berbagai desa di Kabupaten Malinau saat ini tenggelam dalam banjir dengan ketinggian mencapai lebih dari 1 meter.
Pihak BPBD Kalimantan Utara tetap memantau perkembangan situasi banjir di Kabupaten Malinau. Jika situasinya semakin memburuk, mereka akan mengirim personel untuk membantu dalam proses evakuasi warga yang terdampak oleh banjir.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















