ratusan hektar sawah di Kabupaten Bogor gagal panen
Ilustrasi. Foto : Freepik.com

BOGOR-TODAY.COM – Sedikitnya 41 kelompok petani (poktan) di wilayah Kabupatn Bogor mengajukan klaim asuransi usaha tani padi (AUTP) kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.  Klaim tersebut imbas ratusan hektar sawah di Kabupaten Bogor gagal panen lantaran kekeringan.

Tatang Mulyadi, Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura Dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, klaim-kklaim dari para petani sedang dalam proses pengajuan.

Tatang menjelaskan bahwa setiap hektar lahan yang mengalami kegagalan panen akan menerima penggantian sebesar Rp6 juta dari perusahaan asuransi yang telah ditunjuk oleh pemerintah.

“Yang terpenting, asalkan memenuhi syarat, setiap hektar akan mendapat Rp6 juta sebagai klaim asuransi,” jelasnya, Senin (25/9/2023).

BACA JUGA :  Mata Merah Jangan Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda yang Harus Segera Diperiksa Dokter

Lahan pertanian yang mengalami kegagalan panen dimiliki oleh 41 kelompok petani dan mencakup wilayah seluas 221 hektar yang tersebar di 11 kecamatan, yaitu Cibungbulang, Cileungsi, Citeureup, Gunungputri, Jasinga, Klapanunggal, Nanggung, Pamijahan, Rumpin, Sukamakmur, dan Tenjo.

Sementara itu, Judi Rahmat, Kepala Bidang Perlindungan dan Pelayanan Usaha Distanhorbun Kabupaten Bogor, menjelaskan bahwa selama periode Mei-Agustus 2023, sebanyak 11 ribu hektar lahan pertanian telah diasuransikan.

“Asuransi ini berlaku mulai dari masa tanam hingga masa panen, yaitu dalam kurun waktu empat bulan,” tambahnya.

Pemerintah menanggung biaya pendaftaran asuransi sebesar Rp180 ribu per hektar, dengan 80 persen atau Rp144 ribu berasal dari Pemerintah Pusat, dan 20 persen atau Rp36 ribu dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Emotional Security dalam Hubungan: Kunci Agar Cinta Tetap Harmonis dan Bertahan Lama

Judi menjelaskan bahwa petani perlu memenuhi syarat tertentu untuk mengasuransikan lahan pertaniannya.

Salah satunya adalah dengan mendaftarkan lahan kepada petugas agar mendapat bimbingan untuk masuk ke dalam Sistem Informasi yang dimiliki oleh Distanhorbun, biasanya pada saat usia tanaman belum mencapai 30 hari.

Selama tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengasuransikan sekitar 25 ribu hektar lahan pertanian padi. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================