perundungan
Ilustrasi. Foto : Freepik.com

BOGOR-TODAY.COM – Kasus perundungan atau bullying di kalangan pelajar kembali mencuat. Situasi ini telah memicu keprihatinan Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) dan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) yang menyatakan bahwa Indonesia sedang mengalami krisis perundungan.

“Kami di P2G melihat bahwa ini seharusnya menjadi peringatan serius bagi sistem pendidikan kita. Intensitas perundungan terus meningkat, dengan berbagai motif dan variasi bentuk kekerasa,” kata Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim seperti dikutip beritasatu.com

BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

Satriwan juga mengungkapkan keprihatinannya tentang potensi penyebaran perundungan ini yang semakin luas, terutama dengan kemajuan media sosial. Pelaku perundungan kini seringkali mengabadikannya dalam konten dan video yang mereka sebarkan secara luas melalui platform media sosial.

BACA JUGA :  Ubah Kebiasaan Makan Siang, Risiko Tekanan Darah Tinggi Bisa Berkurang

“Saya rasa tidak berlebihan jika kita menyebut ini sebagai krisis kekerasan dalam lingkungan pendidikan,” tambahnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================