BOGOR-TODAY.COM – Badak terpilih sebagai maskotnya pada Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia. Badak itu bernama Bacuya. Nah, sebelum Piala Dunia U-17, bayi badak lahir, pada Sabtu (30/9/2023) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) pukul 01.44 WIB.
Bacuya adalah singkatan dari badak cula cahaya. Dikutip dari laman resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), sosok Bacuya diambil dari seekor badak Jawa muda.
Ada perbedaan, namun kelahiran bayi badak sumatera ini tentunya istimewa. Hal ini tidak mengherankan, karena bayi tersebut bisa disebut sebagai “saudara” Bacuya, maskot Piala Dunia U-17 2023.
MenurutkoordinatortimveterinerSRS TNWK Zulfi Harsen, badak ratu, induk dari bayi badak, mulai dipantau 24 jam sehari oleh tim dokter, para medis, dan perawat satwa sebelum kelahiran hingga seminggu menjelang lahir dua minggu kedepan memeriksakan kesehatannya dengan mesin ultrasonografi setiap 10-14 hari sekali.
Badak Ratu mulai mengeluarkan tanda-tanda akan melahirkan mulai pukul 00.04 WIB pada Sabtu (30/9/2023).
Menariknya, kelahiran bayi badak di TNWK berdekatan dengan Piala Dunia U-17 2023 yang akan digelar di Indonesia mulai 10 November hingga 2 Desember 2023. Ada usulan untuk menamai bayi badak tersebut dengan nama badak cula cahaya atau bacuya yang menjadi maskot Piala Dunia U17.
Untuk informasi lebih lanjut, ratu badak berusia 23 tahun ini melahirkan tiga ekor anak badak Sumatera selama berada di Suaka Badak Sumatera di Taman Nasional Way Kambas.
Anak pertama lahir pada tahun 2012, anak kedua lahir pada tahun 2016, dan anak ketiga lahir pada tahun 2023.
Tiga ekor badak yang dilahirkan sang ratu merupakan hasil kawin dengan seorang pria berusia 22 tahun bernama Andalus.
Hingga saat ini, kelahiran anak badak merupakan yang keempat dari suaka Badak Sumatera, Taman Nasional Waykanbas.
Selain Badak Ratu, badak betina lain yang saat ini menempati wilayah tersebut adalah Vina, Rosa, Delilah dan Sedamira. Disisi lain, ada tiga badak jantan, yaitu Andalas, Harapandan Andatu.
Pada metode pembiakan semi alami yang dilakukan pada badak Sumatera, dihasilkan empat ekor badak Sumatera: Andatu ( 2012), Delilah (2016), Sedah Mirah (2022), dan anakratuke–3-Andalas (2023).***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















