BMKG Sebut Fenomena El Nino Hingga Maret 2024, Suhu Panas Akibat Tak Ada Awan

Menurutya, dampak yang ditimbulkan lebih terkendali apabila dibandingkan dengan fenomena El Nino hebat tahun 2015.

“Dampaknya lebih kecil karena kita sudah siap, dari bulan Februari lahan-lahan gambut sudah dibasahi. Sejak bulan Februari juga kita sudah melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) ratusan kali bahkan hingga saat ini,” beber dia menjelaskan.

BACA JUGA :  VinFast Jual Motor Listrik Mulai Rp17 Jutaan, Ini Rahasia Harganya

Dwikornita menyebut, cuaca panas ini disebabkan tidak adanya awan yang menghalangi sinar matahari ke bumi. Alhasil, hal itu menyebabkan peningkatan suhu panas.

“Tidak ada awan, sehingga Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) tidak selalu berhasil. Jadi kita prediksi dulu awan itu ada kapan, kalo dipaksakan ya tidak selalu berhasil,” pungkasnya.***

BACA JUGA :  Apakah Spanyol Pernah Menjajah Indonesia? Ini Sejarahnya

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================