Ribuan pelajar di Kudus
Ribuan pelajar di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengikuti salat Istisqa. Para pelajar tingkat SD hingga SMA di Kudus berharap hujan turun, Selasa, 10 Oktober 2023. (Beritasatu.com / Jamaah)

BOGOR-TODAY.COMRibuan pelajar di Kudus, Jawa Tengah mengikuti salat Istisqa. Para pelajar tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) di Kudus berharap hujan turun, mengingat dampak kekeringan di sejumlah daerah terus meluas.

Di bawah terik matahari, sebanyak 1.600 siswa dan guru dari SD/MI, SMP, SMA Muhammadiyah di Kabupaten Kudus dengan khusyuk mengikuti salat Istisqa di area lapangan sekolah di Desa Damaran, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Salat Istisqa dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah, Noor Muslikhan.

Melansir beritasatu.com, Ketua PD Muhammadiyah Kudus, Noor Muslikhan mengatakan, salat sunah Istisqa kali ini merupakan salah satu upaya terhadap kondisi masyarakat yang mulai mengeluhkan kekeringan yang berdampak pada krisis air bersih, lahan pertanian mati karena kekurangan air. Melalui salat Istisqa, mereka berharap turun hujan.

BACA JUGA :  Api Lahap Tiga Kios Pasar Tohaga Parung, Diduga Korsleting CCTV

“1.600 siswa mulai SD sampai SMA Muhammadiyah, kita harapkan yang pertama, melaksanakan sunahnya agar hujan segera turun,” ungkap Noor Muslikhan, belum lama ini.

Kepada siswa, Noor Muslikhan menyebut bahwa salat Istisqa merupakan salah satu yang disunnahkan oleh Rasulullah pada saat musim kemarau panjang seperti saat ini. Menurutnya, aksi tersebut sekaligus memberikan edukasi kepada siswa.

Salah satu jemaah salat Istisqa, Sahnas Amela mengaku hingga kini sudah cukup lama belum pernah turun hujan. Dampaknya, kini kekeringan semakin meluas.

BACA JUGA :  Cara Menghadapi Bos Toksik Tanpa Harus Resign di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

“Sekarang musim kemarau berkepanjangan, jadi diharapkan hujan turun dengan kita meminta kepada Allah melalui salat Istisqa,” ujar siswi SMA Muhammadiyah Kudus.

Selain salat Istisqa, ribuan pelajar dan guru tersebut juga diajak untuk peduli dengan aksi donasi untuk kondisi lingkungan sekitar.

Hingga Rabu (11/10/2023), melalui tim relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kudus, sudah mengirim sekitar 161.500 liter air bersih ke sejumlah desa yang mengalami krisis air bersih dampak kekeringan di Kabupaten Kudus. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================