
Panduan ini menyarankan bahwa algoritma harus didasarkan pada model yang diajukan dan disetujui oleh otoritas yang berwenang, yang dapat membatasi eksperimen dan inovasi para pengembang, dan pada akhirnya dapat menghambat pertumbuhan teknologi dengan aplikasi yang luas.
Selain itu, regulasi ini juga menambahkan lapisan pengawasan dari pemerintah. Ada kekhawatiran bahwa model AI dapat digunakan untuk menyebarkan narasi tertentu. Selama uji coba internal, chatbot Tiongkok tampak memberikan berbagai respon ketika ditanyakan tentang status Taiwan, bahkan ada yang menolak untuk merespons dan mengakhiri percakapan.
Di Indonesia, saat ini belum ada regulasi yang mengatur bidang AI. Hal ini kontras dengan banyak negara yang telah menyuarakan keprihatinan mereka terkait perkembangan AI. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















