
BOGOR-TODAY.COM – Bukan hanya perangkat seperti jam atau kacamata yang dapat memiliki kemampuan pintar. Adobe kini memiliki teknologi smart fashion, yang ditampilkan dalam bentuk prototipe gaun digital.
Konferensi tahunan Adobe Max diadakan di Los Angeles dan menjadi tempat bagi para insinyur, pengembang, dan profesional kreatif untuk memamerkan berbagai aplikasi dan teknologi terbaru dari perusahaan.
Seorang ilmuwan riset Adobe bernama Christine Dierk memukau penonton selama presentasi Project Primrose.
Project Primrose adalah terobosan dalam dunia fashion yang menggunakan rangkaian tampilan modular yang fleksibel, berdaya rendah, dan tidak menghasilkan emisi yang dapat menciptakan pola statis atau dinamis pada berbagai aplikasi, termasuk pakaian.
Berbeda dengan gaun konvensional, Primrose memungkinkan penggunanya untuk dengan cepat mengubah desain dan warna pakaian dalam hitungan detik.
Dalam video presentasi, Dierk mengenakan gaun interaktif tersebut, yang terdiri dari gaun strapless selutut yang dilengkapi dengan banyak layar kecil seperti sisik.
Ketika dia mengucapkan kata “momen”, gaun tersebut mengalami perubahan pola, mengubah warna dari krem menjadi perak metalik. Perubahan ini disambut dengan tepuk tangan dari audiens di konferensi.
Adobe menjelaskan bahwa Project Primrose menggunakan tekstil yang dapat dikenakan, fleksibel, dan tidak memancarkan emisi. Ini memungkinkan seluruh permukaan untuk menampilkan konten yang dibuat dengan perangkat Adobe seperti Adobe Stock, After Effects, Firefly, dan Illustrator.
Selain memberikan desainer dan seniman kesempatan untuk menciptakan pola interaktif baru, konsep ini juga membawa pengalaman baru bagi konsumen dalam berinteraksi dengan dunia mode dan sekitarnya.
Proyek ini merupakan gabungan antara minat Dierk dalam teknologi dan mode. Dierk memiliki gelar Ph.D. dalam Ilmu Komputer dari U.C. Berkeley dan memiliki pengalaman yang luas dalam mengembangkan teknologi yang dapat dikenakan (wearable technology).
Dia juga merupakan seorang penjahit berbakat yang senang bekerja dengan berbagai bahan dan pola untuk menciptakan desain fesyennya.
Meskipun saat ini Project Primrose hanya dipamerkan sebagai konsep, belum ada informasi apakah akan tersedia bagi konsumen atau desainer, dan kapan hal itu akan terjadi. Namun, dengan antusiasme awal terhadap proyek ini, nampaknya kita belum melihat akhir dari mode yang didukung oleh teknologi dari Dierk. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















