
Dari sana, Bripda F terus mengelabui korban agar mereka bisa bertemu, dengan dalih menghadiri sebuah pertemuan dengan teman-teman sekelas mereka. Namun, ketika korban bersiap untuk acara tersebut, Bripda F muncul di dekat rumahnya dan memaksanya untuk bertemu dengannya. Pada akhirnya, korban menjadi korban pemerkosaan oleh Bripda F.
Korban juga mengungkapkan bahwa insiden serupa terus berulang, dengan alasan yang sama untuk bertemu dan menghapus video, walaupun Bripda F selalu berjanji bahwa itu akan menjadi pertemuan terakhir.
“Kejadian terakhir dilaporkan pada tanggal 28 Juni,” ungkapnya.
Polda Sulsel telah mengkonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki kasus ini melalui Propam Polda Sulsel, dan Bripda F saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan hukum. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















