Kebiadaban Zionis Israel Bungkam PBB, Rumah Sakit Arab al-Ahli Palestina Dibom Bardir Menewaskan 500 Orang

PALESTINA_ISRAEL
Jika benar, jumlah korban tewas akan menjadi yang tertinggi dalam satu serangan udara Zionis Israel ke Gaza Palestina sejak 2008. (FOTO : IST)

BOGOR-TODAY.COM Pemboman kembali dilakukan Zionis Israel membom bardir kompleks rumah sakit yang penuh sesak di Gaza tengah, menewaskan sekitar 500 orang, termasuk pasien dan pengungsi Palestina yang berlindung di dalamnya.

Jika benar, jumlah korban tewas akan menjadi yang tertinggi dalam satu serangan udara Zionis Israel ke Gaza Palestina sejak 2008.

Serangan terhadap Rumah Sakit Arab al-Ahli dengan cepat memicu kecaman internasional, karena outlet berita dan media sosial dipenuhi dengan gambar ruangan yang terbakar dan tandu yang berat.

BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

“Ini keterlaluan dan sekali lagi ini menunjukkan pengabaian yang mencolok terhadap kehidupan warga sipil,” kata Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) melalui media sosial.

Sementara itu, Raja Yordania Abdullah II menyebut serangan itu sebagai pembantaian dan memalukan bagi kemanusiaan.

KORBAN_ZIONIS ISRAEL
Warga Gaza Palestina seorang ibu terluka sedang memangku anaknya yang sedang terluka pula di ssalah satu rumah sakit di Palestina akibat serangan biadab Zionis Israel. (FOTO : IST)

Kementerian Kesehatan Gaza mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan bahwa rumah sakit memiliki peran penting dalam menyediakan perlindungan bagi warga sipil.

BACA JUGA :  Menjemput Keberkahan: Panduan Sunnah Rasulullah SAW Sebelum dan Sesudah Tidur

“Rumah sakit itu menampung ratusan orang yang sakit dan terluka, dan orang-orang yang terpaksa mengungsi dari rumah mereka,” kata kementerian itu.

Puluhan ribu keluarga berbondong-bondong ke rumah sakit di Gaza untuk mencari perlindungan dari serangan tentara Zionis Israel yang sepertinya tak ada habisnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================