
Oleh karena itu, Haris mengatakan, mahalnya harga gabah berpengaruh kepada meroketnya harga beras di pasar Kabupaten Bogor.
“Harga gabah panen basah itu di 7.800, jadi wajar ketika beras premium di angka 14.500 harganya,” tandas dia.
Bahkan, kata dia, Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara petani beras di Sukamakmur dengan pemerintah daerah pun diputus sepihak. Para petani lebih memilih untuk menjual langsung ke masyarakat.
“Kita kan deal sama sukamakmur belinya bukan beli gabah. Belinya, beli beras. Hari ini PKS kita dengan petani itu misalnya di angka Rp12.000 mereka udah gak mau jual, mending jual ke orang dan itu pun sedikit,” terangnya.***
Penulis : Mutia Dheza Cantika
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















