BOGOR-TODAY.COM – Imbas kecelakaan jembatan kaca The Geong di Limpakuwus, Banyumas, yang mengakibatkan satu korban tewas, menyebabkan penutupan sementara semua wahana serupa di Kabupaten Banyumas.

Penjabat Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro, mengumumkan bahwa penutupan akan berlangsung hingga wahana-wahana tersebut memperoleh Sertifikat Layak Fungsi (SLF).

“Kami akan menutup semua tempat wisata dengan potensi serupa ini hingga mereka mendapatkan Sertifikat Layak Fungsi. Artinya, sebelum sertifikat ini diterbitkan, wahana-wahana tersebut tidak dapat digunakan,” kata Hanung dikutip dari beritasatu.com, Kamis (26/10/2023).

BACA JUGA :  Kemnaker Catat 23.470 Pekerja Terkena PHK hingga Mei 2026, Lebih Rendah dari Tahun Lalu

Selain itu, pihak berwenang akan mengeluarkan surat edaran dan mengadakan pertemuan dengan pengelola tempat wisata di Banyumas pada minggu depan.

“Saya akan menyusun surat edaran, dan pada hari Selasa, kami akan mengumpulkan para pengelola tempat wisata untuk melakukan penilaian ulang terhadap semua fasilitas seperti ini,” tambah Hanung.

BACA JUGA :  Bogor Kota, Sudahkah Tertata?

Terdapat enam lokasi wisata di Kabupaten Banyumas yang dilengkapi dengan jembatan kaca, yaitu Hutan Pinus Limpakuwus, Kawasan Wisata Taman Langit, Lokawisata Baturaden, Menara Pandang Teratai, Safari See to Sky, dan Taman Botani.

Setelah kejadian tersebut, pengelola tempat wisata di Lokawisata Baturaden telah menghentikan sementara operasional jembatan kaca mereka. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================