TP-PKK Kota Gorontalo Studi Tiru  Pengelolaan dan Inovasi Posyandu Kota Bogor

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, Dody Ahdiat mengatakan, pengelolaan posyandu sekarang ini terus berkembang. Saat ini posyandu tidak hanya sekedar untuk imunisasi bayi saja, namun mencakup semua usia dan fungsi. Atau disebut juga dengan posyandu siklus hidup dan posyandu multifungsi di Jawa Barat.

BACA JUGA :  Kemensos Akui Sekolah Rakyat Masih Kekurangan Guru dan Asrama

“Di Kota Bogor ada 754 Posyandu Siklus Hidup dari total 900 posyandu di Kota Bogor atau sekitar 74 persen,” sebutnya.

Ia menerangkan, Posyandu siklus hidup mempunyai tugas dari mulai manusianya nol bulan sampai lansia dilayani di Posyandu tersebut. Sementara posyandu multifungsi, yakni memberikan pelayanan terkait Akte Kelahiran, KIA, KTP dan sebagainya. Pihaknya juga mendorong posyandu untuk menjadi Mandiri karena ada insentif bagi kader Posyandu Mandiri.

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

“Sejauh ini posyandu di Kota Bogor sudah cukup, namun kader harus ditambah. Jadi sekarang antara kader posyandu dan posbindu masih sama padahal harusnya terpisah karena tugasnya berat,” jelasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================