Polisi Beberkan Motif 6 Pelajar Ancam Mal dengan Bom

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Sekolah, Dwi Priyo Eko, saat mendampingi Kapolsek dalam konferensi pers di kantor Polsek Koja.

Kebijakan penggunaan telepon genggam selama kegiatan belajar akan dievaluasi dan diperketat.

Sebelumnya, sebuah pusat perbelanjaan di daerah Koja, Jakarta Utara, menerima ancaman bom melalui akun media sosial mereka pada Kamis siang.

BACA JUGA :  Psikologi Warna di Kantor: Pilihan Warna Pakaian yang Bisa Mempengaruhi Kesan Profesional

Meskipun telah dilakukan penyisiran di seluruh area pusat perbelanjaan, petugas tidak menemukan benda mencurigakan yang menyerupai bom.

Belakangan diketahui bahwa ancaman bom tersebut dikirim oleh siswa dari sebuah sekolah menengah atas negeri di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. ***

BACA JUGA :  Emotional Security dalam Hubungan: Kunci Agar Cinta Tetap Harmonis dan Bertahan Lama

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================