
Dalam skenario lain, peretas bisa menghapus akun atau mencari cara agar pemilik akun tidak bisa masuk. Jika pengguna menemukan tanda-tanda tersebut dan merasa akun mereka diakses oleh pihak lain, langkah pertama yang sebaiknya diambil adalah segera mengganti kata sandi tidak hanya untuk Gmail, tetapi juga untuk aplikasi dan situs lain yang menggunakan kata sandi yang sama atau terhubung dengan akun Gmail.
Selanjutnya, disarankan pengguna mengubah kata sandi di pengelola kata sandi Google dan memeriksa aktivitas mencurigakan di akun Gmail mereka. Berikut adalah cara meninjau aktivitas akun Gmail:
- Buka akun Google
- Di panel navigasi kiri, pilih “Security”
- Pada panel “Recent security events”, pilih “Review security events”
- Periksa aktivitas mencurigakan. Jika ditemukan aktivitas yang bukan berasal dari pengguna, pilih “Select No, it wasn’t me” dan ikuti langkah-langkah di layar untuk membantu mengamankan akun.
- Selanjutnya, periksa perangkat yang menggunakan akun Anda.
- Di panel Security, klik “Your Devices” dan pilih “Manage Devices”.
- Periksa perangkat yang tidak dikenali. Jika ditemukan perangkat yang tidak dikenali, pilih “Don’t recognize a device?” dan ikuti langkah-langkah di layar untuk membantu mengamankan akun.
Terakhir, untuk memastikan keamanan, disarankan untuk mengaktifkan verifikasi dua langkah jika belum dilakukan. Tindakan ini akan memberikan lapisan keamanan tambahan, menjaga keamanan akun meskipun kata sandi terancam diretas. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















