
BOGOR-TODAY.COM – Seorang pengguna Commuter Line meninggal dunia setelah terkena tabrakan kereta di Stasiun Serpong pada Jumat (17/11/2023) lalu.
Manajer Humas KAI Commuter Line, Leza Arlan, menyatakan bahwa korban sedang bercanda dengan temannya dan tidak memperhatikan garis batas kuning di peron stasiun.
“Ada seorang pengguna yang sedang berbincang-bincang dengan temannya ketika hendak menuju peron, sehingga ia tidak memperhatikan garis kuning dan menyenggol kereta yang sedang berjalan,” ujar Leza dalam keterangannya dikutip dari pmjnews.com, Senin (20/11/2023).
Leza menjelaskan bahwa petugas di Stasiun Serpong sebelumnya sudah memberi peringatan kepada pengguna tersebut untuk lebih berhati-hati dan tidak bermain-main di dekat garis batas.
“Meskipun petugas stasiun telah memberikan peringatan kepada pengguna KRL agar tidak bercanda, mereka tetap melanjutkan kelakar mereka,” kata Leza.
Setelah kejadian tersebut, petugas keamanan dalam (PKD) segera memberikan pertolongan kepada korban, tetapi nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
“Pihak stasiun telah melaksanakan semua prosedur penyelamatan di pos kesehatan pengguna, tetapi nyawa korban tidak dapat diselamatkan,” ungkap Leza.
Menanggapi peristiwa tersebut, Leza mengimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line agar selalu berhati-hati dan menjaga keselamatan mereka saat berada di stasiun.
“Perhatikan dengan seksama rambu-rambu yang terpasang di stasiun dan selalu waspada terhadap kondisi sekitar saat naik Commuter Line,” tambahnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















