
Pendongeng-pendongeng lokal lain yang memeriahkan acara di antaranya adalah Paman Gery, Kak Chika dari Komunitas Dongeng Kota Hujan yang membawakan dongeng kisah lumba-lumba, Sekat Studio yang membawakan kisah si mata besar dan mulut besar dan juga bernyanyi interaktif bersama Awwshow (Kak Bonchie dsn Kak Dayat)
Sementara itu, Aunty Parvathy dan Aunty Priti sendiri membawakan dongeng rakyat yang berasal dari mancanegara. Seperti Aunty Priti yang membawakan dongeng dari Afrika mengenai asal-usul mengapa laba-laba tidak mempunyai rambut.
Auditorium Perpustakaan Kota Bogor tidak bisa lebih meriah dari biasanya. Sorak-sorai serta tawa renyah anak-anak menguar ke seisi ruangan ketika mereka terbawa antusias mendalam melalui penampilan mengasyikkan dan cerita-cerita menarik para pendongeng.
Hal itu terbukti dengan pendaftaran acara yang berhasil ditutup cepat karena penyediaan bangku yang terbatas untuk para peserta, di mana hanya dibuka untuk 80 peserta saja. Dengan banyak pesertanya yang tidak hanya berasal dari daerah Bogor saja, tapi juga dari Depok, Jakarta Selatan, dan Tangerang.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















