BOGOR-TODAY.COM – Sebuah penelitian terbaru telah mencatat peningkatan risiko terkait dengan mainan yang memiliki kemampuan ‘memata-matai’ anak-anak. Menurut US PIRG Education Fund, beberapa mainan berbasis teknologi seperti yang dapat merekam suara, gambar, lokasi, dan informasi anak-anak dapat membahayakan keselamatan dan privasi mereka.

Melansir New York Post, Selasa (21/11/2023), studi ini juga menyoroti pertumbuhan penggunaan fitur teknologi dalam mainan, meskipun kadang-kadang tanpa tindakan yang sesuai.

Teresa Murray, salah satu penulis laporan “Trouble in Toyland 2023,” mengungkapkan kekhawatirannya.

“Sungguh menakutkan mengetahui potensi beberapa mainan ini. Meskipun mainan pintar bisa memberikan manfaat, kegembiraan, atau pendidikan, berinteraksi dengan beberapa di antaranya dapat menciptakan situasi menakutkan bagi banyak keluarga,” ujar Teresa.

BACA JUGA :  Kenapa Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Meskipun pasar global untuk mainan pintar diperkirakan tumbuh menjadi US$ 16,7 miliar pada 2023 dari US$ 14,1 miliar tahun sebelumnya, para ahli memperingatkan bahwa mainan berbasis teknologi ini meningkatkan risiko keamanan anak-anak.

Beberapa di antaranya ditemukan mengumpulkan dan menyimpan data tanpa izin, bahkan dapat menjadi target peretasan.

US PIRG Education Fund menganjurkan pembeli untuk melakukan riset menyeluruh pada produk yang mereka pertimbangkan untuk dibeli, terutama yang dilengkapi dengan mikrofon, kamera, koneksi Wi-Fi atau Bluetooth, serta kemampuan untuk mengumpulkan informasi tentang anak-anak.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

Laporan ini muncul setelah Komisi Perdagangan Federal menuduh Amazon melanggar undang-undang privasi anak federal melalui layanan Alexa-nya dan mencatat beberapa insiden mengerikan terkait dengan keamanan anak-anak yang melibatkan teknologi, seperti percakapan menakutkan melalui monitor bayi dan penculikan melalui platform gim online Roblox. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================