Komisi III Ingatkan Dinas Terkait Kontrol Proyek Strategis Kota Bogor

BOGOR-TODAY.COM – Komisi III DPRD Kota Bogor siap memantau langsung proyek-proyek strategis di Kota Bogor, hal ini dilakukan agar kualitas pembangunan tetap terjaga.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu saat melakukan pemantauan salah satu proyek pedestrian di Jalan Ahmad Yani, terdapat temuan yang tidak sesuai dengan spesifikasi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin, mengatakan proyek-proyek strategis, termasuk pembangunan seperti Jembatan Otista, pembangunan pedestrian, pembangunan Museum Pajajaran, lanjutan GOR Selatan dan Utara, Masjid Raya dan proyek lainnya yang akan selesai, harus memiliki kualitas yang baik dan selesai tepat waktu.

“Kualitas pembangunan sangat penting untuk kenyamanan, terutama yang dilalui secara intens oleh masyarakat seperti jembatan Otista. Terlebih diakses Presiden RI ke Istana Bogor,” ungkap Zenal kepada wartawan, Kamis (23/11/2023).

BACA JUGA :  Sering Menunda Pekerjaan? Ini Beberapa Tipe Kepribadian yang Kerap Dikaitkan dengan Prokrastinasi

Zenal memaparkan, sempat ditemukan bagian yang tidak sesuai spesifikasi saat meninjau trotoar di Jalan Ahmad Yani.

“Kami melakukan sidak pedestrian di Jalan Ahmad Yani, ada yang tidak sesuai spesifikasi yaitu tiang pembatas motor. Seharusnya ditanam lebih dalam, tapi ini seperti ditempel saja. Tetapi telah diperbaiki setelah sidak,” paparnya.

Zenal menegaskan, proyek-proyek strategis harus di kontrol terus selain oleh dinas terkait, tentunya fungsi pihaknya di Komisi III DPRD Kota Bogor. Seperti pembangunan pasar yang tidak dibiayai APBD pun akan di pantauan.

BACA JUGA :  Putri Thailand Bajrakitiyabha Mahidol Wafat di Usia 47 Tahun Setelah 3 Tahun Menjalani Perawatan

“Kami juga perhatikan masjid Agung yang harus dirampungkan, kami akan tinjau secara langsung. Kami akan pantau secara langsung proyek-proyek strategis itu,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi, Iwan Iswanto menyampaikan, dinas melalui konsultan pengawas dan pihak kontraktor dengan waktu yang sebentar lagi akan habis kontrak nya sebaiknya melakukan percepatan.

“Berbicara apa yang harus dilakukan, pertama menambahkan man power atau SDM, maksimalkan pengawasan untuk kualitas. Kami akan panggil dinas-dinas terkait, sebagai ada 10 program prioritas kepemimpinan Bima-Dedie dan kami akan cek lokasi ke lapanga,” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================