
Dua faktor besar pengubah kehidupan ini harus disikapi oleh Korpri. Saat ini dunia sudah digerakan oleh AI (Artificial Intelligence), IoT (internet of thing), Big Data, sistem dan algoritma pemrograman, coding, maupun verifikasi biometrik.
“Sehingga kita tidak bisa lagi menggerakan pemerintahan dengan cara-cara lama. Kita tidak boleh menyelesaikan masalah saat ini dengan pendekatan masa lalu. Kita harus menyelesaikan masalah yang ada saat ini dengan pendekatan yang paling update,” sambungnya.
Selain itu, Korpri juga diminta menjaga kenetralan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang. Di sisi lain, Pemilu merupakan proses demokratisasi terbesar di dunia yang harus disukseskan bersama.
“Saya percaya bahwa Korpri sebagai organisasi yang sudah berkali-kali menghadapi Pilpres dan Pilkada sudah sangat paham dan terlatih untuk tetap berada dalam posisi netral dan tegak lurus dengan Negara, Pancasila dan UUD 1945,” jelasnya.
Di sela apel, Dedie Rachim sebagai pembina upacara juga sempat menyematkan Satya Lencana bagi pegawai Korpri di lingkup Pemkot Bogor sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya mengabdi untuk Kota Bogor.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














