tanah longsor
Satu rumah warga di Kampung Cicatih, RT 004/005, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jabar terancam dampak longsor pasca-tebing tanah setinggi 5 meter, panjang 7 meter dan lebar tiga meter yang berada di bawah rumah tersebut longsor pada Jumat, 1 Desember 2023.

BOGOR-TODAY.COM –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat bahwa dalam kurun waktu dua hari terakhir, tepatnya pada Minggu (3/12/2023) dan Senin (4/12/2023), terjadi kejadian tanah longsor di 19 lokasi berbeda.

“Selama dua hari terakhir ini, tercatat minimal 19 titik tanah longsor, menyebabkan kerusakan pada rumah warga, satu orang mengalami luka-luka, dan satu korban lainnya meninggal dunia,” kata Juru bicara BPBD Kabupaten Sukabumi, Sandra Fitria, dikutip dari beritasatu, Selasa (5/11/2023).

Sandra menjelaskan bahwa lonjakan kasus tanah longsor tersebut dipicu oleh hujan deras yang terus menerus, mengakibatkan tanah menjadi tidak stabil. Kejadian tanah longsor melibatkan beberapa kecamatan, antara lain Sukabumi, Parungkuda, Ciambar, Cikidang, Cicurug, Warungkiara, Cidahu, Parakansalak, dan Cibadak.

BACA JUGA :  Kumpulan Doa Agar Hutang Cepat Lunas dan Rezeki Lancar, Amalkan dengan Ikhtiar

Dampak dari bencana ini tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga mengancam jembatan penghubung antar-kecamatan, terutama di Parungkuda dan Ciambar yang berpotensi roboh.

Kisah paling tragis terjadi di Kampung Pamuruyan, RT 02/01, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, di mana satu orang tewas dan satu lainnya terluka akibat tertimbun tanah.

Di tempat lain, puluhan hektare lahan pertanian di Kampung Mancle, Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak, menghadapi ancaman gagal panen karena saluran irigasi yang terhambat akibat tanah longsor.

BACA JUGA :  Kebiasaan Begadang Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

“Potensi bencana serupa mungkin terulang di tempat lain, mengingat prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan adanya potensi hujan deras dalam beberapa hari ke depan,” tutur Sandra.

Sebagai langkah pencegahan, BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada, berhati-hati, dan bersiap-siap mengungsi ke tempat yang lebih aman jika ada tanda-tanda potensi bencana.

Sementara itu, warga yang terdampak tanah longsor telah mulai menerima penanganan dan bantuan darurat dari pihak terkait. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================