
Selain itu, ia juga menyoroti bahwa APBD Kabupaten Bogor memang cukup mampu untuk melanjutkan pembangunan jalan Bomang, namun pemerintah harus bijaksana dalam menetapkan prioritas penggunaan dana, termasuk pelayanan kesehatan, pendidikan, dan sosial.
“Kalau APBD hanya untuk menyelesaikan Bomang, tapi kan kita juga harus memikirkan bagaimana pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, pelayanan sosial,” papar dia.
Dalam konteks ini, Rudy menegaskan bahwa pembangunan jalan Bomang tidak dapat diselesaikan dalam satu tahun anggaran.
Oleh karena itu, DPRD akan berupaya untuk melibatkan pemerintah pusat guna membantu dalam progres pembangunan Bomang, terutama mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bogor.
Rudy meminta kepala daerah untuk segera mengambil keputusan terkait status jalan Bomang. Ia menginginkan kebijakan bersama untuk menentukan apakah Bomang akan tetap menjadi jalan kabupaten atau akan diangkat menjadi jalan nasional oleh pemerintah pusat. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















