PERAN WALI KELAS CEGAH TAWURAN SAAT LIBURAN

Format buku harian ini ditulis tiap satu jam kecuali saat tidur malam, dengan menulis buku harian ini minimal ada rem untuk melakukan pelanggaran, berbuat dosa atau berbuat neko-neko termasuk melakukan tawuran.

Cara ini pasti ada kekurangannya, misal peserta didik tidak jujur alias bohong dalam menulis buku harian ini. Tapi jika terjadi masalah insyaAllah akan ketahuan juga bahwa peserta didiknya ada yang bohong.

BACA JUGA :  7 Ciri Orang Berjiwa Tua, Lebih Menyukai Makna Hidup daripada Tren Sesaat

Selama ini peserta didik jika akan melakukan tawuran selalu menggunakan media WhatsApp (WA), ini kan aneh berarti mereka sudah punya nomor WA musuh tawurannya.

Semoga dengan ikhtiar buku harian selama liburan sekolah ini, akan mengurangi bahkan meniadakan adanya tawuran antar pelajat yang sampai sekarang masih saja terjadi

BACA JUGA :  Pembebasan Lahan Jalan Rancabungur-Leuwiliang Butuh Anggaran Rp50 Miliar

Dan setelah liburan buku harian itu dikumpulkan di wali kelas serta bisa dinilai oleh  beberapa guru sebagai nilai tugas selama liburan.

Guru agama menilai ibadahnya, guru PPKn menilai kedisiplinannya, guru sosiologi menilai kemasyarakatannya dan guru Bahasa Indonesia menilai tulisannya. Jayalah Indonesiaku. ***

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================