
Di Kota Bogor kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan baru mencapai 350 ribu orang yang terdiri dari para pekerja informal. Untuk UHC di Kota Bogor sudah mencapai 99,9 persen, baik mandiri maupun PBI.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Bogor, Dolik Yulianto menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkot Bogor dalam memberikan perlindungan ketenagakerjaan bagi para pekerja di lingkungan Pemkot Bogor, khususnya para non ASN, para pekerja rentan dan guru ngaji yang dianggarkan melalui APBD Kota Bogor.
“Hari ini kami berkolaborasi dengan teman-teman BNI terkait perlindungan kepada nasabah KUR terkait perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan wujud nyata dari manfaat jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi peserta mengalami risiko sosial, baik kecelakaan kerja maupun meninggal dunia,” katanya.
Saat ini untuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui anggaran APBD Kota Bogor sudah mencapai 28 ribu yang terlindungi. Sampai dengan tahun 2023 sudah disalurkan Jaminan Kematian mencapai 147 kasus dengan nominal kurang lebih sebesar Rp 6,5 miliar yang telah disalurkan kepada para ahli waris.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















