Ayah di Langkat Nangis Curhat Minta Keadilan usai Anaknya Diperkosa 2 Pria

BOGOR-TODAY.COM – Viral rekaman video seorang ayah yang curhat sampai menangis meminta keadilan agar polisi menangkap dua pria yang telah memperkosa anaknya yang berusia 7 tahun.

Setelah viral, polisi menangkap satu terduga pelaku pemerkosaan dan seorang lagi melarikan diri. Video viral ini diunggah warga Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Dalam tayangan video sang ayah menangis lantaran laporannya ke Polres Langkat sejak tanggal 11 januari 2024 belum ditanggapi.

“Apa karena kami miskin, tidak ditanggapi. Kami orang tidak mampu, anak kami jadi korban tapi dibiarkan saja. Tolonglah kami,” ucapnya dalam video viral dikutip Senin (29/1/2023).

BACA JUGA :  Sakit Kepala Berulang: Benarkah Selalu Menjadi Sinyal Tumor Otak?

Kasus perkosaan terhadap cucunya ini diketahui awal Januari lalu. Ketika itu korban mengeluh sakit di bagian alat vital saat dimandikan nenek. Hal itu dikatakan kakek korban, Anwar.

“Pertama dikira ada bisul, lalu orang tuanya tanya, anak ini bilang sudah ‘dikerjai’ disetubuhi dua pria itu,” ujarnya.

Kedua pelaku berinisial IS (40) pria beristri yang sudah punya dua anak dan PD (15) siswa SMP. Mereka merupakan warga satu kampung dengan korban.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

“Pelakunya orang kampung, saling kenal. Tapi satu pelaku sudah melarikan diri,” katanya.

Anwar berharap kedua pelaku dapat ditangkap. Apalagi pelaku IS selama ini sudah dianggap seperti keluarga dan tinggal di rumah mereka. Keluarga meminta mereka dihukum seberat-beratnya.

“Ini kasus harga diri, sudah tidak bisa didamaikan karena bukan perkelahian. Ini cucu kami masih 7 tahun diperkosa, kami minta pelaku ditangkap supaya adil,” ucapnya. (NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================