
Di sini para guru di tiap sekolah, dituntut untuk kreatif dan jeli melihat peluang serta tantangan sekolahnya masing-masing.
Misal jelas berbeda, memodifikasi antara sekolah yang berada di pusat kota, desa, daerah terpencil, pertanian, pesisir, pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, dan lain-lain.
Dan inti dari memodifikasi kurikulum itu adalah agar kurikulum tersebut lebih tepat sasaran, konstektual, lebih bermakna serta bermanfaat bagi peserta didik dan lingkungannya dimana sekolah tersebut berada.
Maka guru, staf, kepala sekolah, dan semua stake holders sekolah harus memodifikasi kurikulum tersebut agar bermanfaat dan dibutuhkan oleh peserta didik dan sesuai dengan lingkungannya.
Maka harus berbeda memodifikasi sekolah yang berbeda ciri, karakter, prestasi, budaya, sosial, sekolah umum, sekolah keagamaan dan lingkungannya.
Modifikasi kurikulum ini bisa dilakukan dalam hal tujuan pembelajaran, isi atau konten, metode pembelajaran, tugas, praktik, administrasi dan penilaian.
Ayo tetap sabar dan semangat untuk memodifikasi kurikulum sekolah tercinta kita, sehingga peserta didik juga semangat untuk belajar dan merindukan kehadiran gurunya. Jayalah Indonesiaku. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















