Bencana Longsor di Gang Makam, Sekda Kota Bogor Ingin Ditangani Secara Permanen

BOGOR-TODAY.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh meninjau proses penanganan tanggap darurat bencana tanah longsor di Gang Makam, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Senin (12/2/2024).

Dalam tinjauan itu Sekda Syarifah juga didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Rena Da Frina, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Juniarti Estiningsih serta unsur wilayah dari kecamatan dan kelurahan.

Penanganan tanggap darurat ini dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat bersama-sama warga dengan memasang ceruk dari bambu untuk menahan agar tidak terjadi longsor susulan.

BACA JUGA :  Harga Beras di Pasar Kota Bogor Rp16 Ribu, Stok Aman Menjelang Ramadan

“Kemudian penanganan permanennya kita sudah berkoordinasi dengan SDA, ada kegiatan yang sebetulnya di lokasi lain tahun ini, tapi karena di sini ini urgent (mendesak), maka terus dilakukan pergeseran yang di lokasi lain, penangananya jadi di sini,” katanya.

Secara permanen nantinya akan dilakukan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) oleh SDA. Namun, lanjut Sekda pergeseran anggaran tersebut memerlukan waktu sehingga SDA baru bisa melakukan pembangunan di bulan April.

BACA JUGA :  Kecelakaan di Sukabumi, Honda Brio Tabrak Pilar, 2 Orang Tewas

“Iya, karena proses pergeseran anggaran, jadi ya ini ceruknya harus cepat dilakukan. Kemudian setelah itu baru dilakukan (pembangunan) TPT,” katanya.

Dalam perencanaan TPT, nantinya SDA akan menyesuaikan dengan eksisting luasan sungai sehingga diluruskan dengan batas sempadan sungai. Saat ini, SDA bersama Pemkot Bogor pun masih melakukan pemetaan jarak atau batasan sungai sambil terus berjalan proses pemasangan ceruk untuk mencegah longsor susulan.

============================================================
============================================================
============================================================