
Tim Inafis Polres Mojokerto dipanggil untuk melakukan identifikasi, sementara petugas Polsek Trowulan tidak menemukan adanya barang hilang atau tanda-tanda kejanggalan di lokasi kejadian. Setelah identifikasi, jenazah Andri dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Dokter Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, untuk dilakukan autopsi.
Informasi yang diterima korban sudah mengeluh sakit lambung kepada para tetangga. Meskipun demikian, pihak kepolisian masih akan memastikan penyebab kematian setelah hasil otopsi keluar. Demikian dijelaskan Kanit Reskrim Polsek Trowulan Iptu Pamto.
“Kami memastikan jika korban meninggal karena sakit. Kronologinya, sudah tiga hari meninggal, tetangga korban sudah tahu dia sakit lambung habis itu sudah dua hari tidak kelihatan dari pemilik panti pijat. Mereka mencoba menghubungi, tapi tidak ada jawaban,” ujarnya.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















