BOGOR-TODAY.COM – Desa menjadi sektor dengan kasus korupsi terbanyak sepanjang tahun 2023, menurut data Indonesia Corruption Watch (ICW), organisasi independen yang fokus mengawal dan melawan isu korupsi.
Dengan maraknya kasus korupsi dikalangan Aparat Desa, Muhammad Azrin, selaku aktivis pemuda Cigombong memberikan peringatan keras untuk kades cigombong agar tidak menyalahgunakan dana desa.
“Kasus korupsi yang hari ini didominasi sektor dana desa tentu menjadi perigatan keras untuk kades Cigombong. Kami pemuda cigombong tidak akan apatis, kami akan kritis untuk terus mengawasi pengelolaan dana desa agar transparan dan akuntabel. Tentunya kami tidak akan segan-segan untuk menggeruduk kantor desa jika ada indikasi penyelewengan dana desa.” ujar Azrin
Azrin menjelaskan bahwa Terdapat banyak celah yang biasa dimanfaatkan aparat desa untuk mengorupsi dana desa, yaitu mark up atau penggelembungan alokasi dana kegiatan, proyek fiktif, proses pertanggungjawaban (fiktif), dan proses monitoring dan evaluasi (formalitas, administratif, dan telat deteksi korupsi). Adapun ia menjelaskan faktor-faktor lain seperti luputnya perhatian media massa serta minimnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat.
Selain itu, ia juga mengkritik kinerja Kades Cigombong yang dinilai tidak memiliki kreativitas inovasi program untuk pemberdayaan masyarakat.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















