Upaya Cegah Konflik, FKUB Badami Soal Kerukunan Umat Beragama

Wakil Direktur PUSAD Paramadina, Husni Mubarak menyampaikan, kegiatan selama dua hari ini merupakan langkah yang ketiga dimana para alumninya ingin diperkenalkan kepada masyarakat, sehingga masyarakat dalam hal ini para tokoh yang hadir mulai mengenali metode maupun proses mediasi yang berbeda.

“Keyakinan kami mediasi bukan pemberi jalan keluar, karena yang harus menyelesaikan perkara itu berasal dari para pihak itu sendiri, sementara mediator hanya membantu,” kata Husni.

BACA JUGA :  Bogor Nanjeur, Harapan HJB Ke-544 untuk Kota Bogor yang Lebih Maju

Menurut Husni, konflik tidak bisa dihindari dan perdamaian harus selalu diupayakan. Dirinya berharap pertemuan ini untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat di level paling bawah bahwa ada pendekatan mediasi yang berbeda.

Apresiasi diungkapkan Husni atas keseriusan masyarakat dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sehingga membuat pihaknya bersemangat untuk bekerja di Kota Bogor.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

“Mudah-mudahan yang sedang diusahakan segera terlihat dan terbukti bahwa pendekatan ini mampu menyelesaikan perkara-perkara yang dihadapi,” ujarnya.

Selain diikuti unsur aparatur wilayah, kegiatan diikuti tokoh agama, penyuluh agama, penyuluh wawasan kebangsaan, pimpinan majelis taklim, majelis keagamaan, MUI, DMI dan organisasi keagamaan lainnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================