Emang Boleh Diet saat Puasa Ramadan? Simak Ini

Diet

BOGOR-TODAY.COM – Untuk meningkatkan Ibadan dan kesehatan memang sudah menjadi momen saat Ramadhan. Tak jarang juga yang memanfaatkan bulan Ramadan untuk diet demi mendapatkan berat badan yang ideal.

Namun, sepertinya Ramadan malah bikin berat badan naik alih-alih turun. Kenapa bisa begitu ya?

Hal yang membuat seseorang semakin berisi ketika berpuasa adalah kebiasaan makan yang tidak tepat. Biasanya makanan yang dikonsumsi saat berbuka atau sahur tidak memenuhi standar gizi sehingga memicu berat badan berlebih. Hal itu dikatakan Ahli gizi Putri MJ, SGz.

BACA JUGA :  Menjemput Keberkahan: Panduan Sunnah Rasulullah SAW Sebelum dan Sesudah Tidur

Saat sahur dan buka puasa, Putri mendorong untuk mengonsumsi real food atau makanan yang belum diolah berkali-kali agar gizi yang masuk dalam tubuh lebih utuh. Mengonsumsi makanan real food pun penting untuk memberikan energi dan kenyang lebih lama saat puasa.

“Contohnya daripada makan mie instan untuk sahur, lebih baik makan nasi terus sama lauk yang proper kayak telur ayam atau ada sumber protein lainnya sama sayur. Jadi tetap makan gizi seimbang selama sahur,” bebernya saat ditemui detikcom di Jakarta Selatan belum lama ini.

BACA JUGA :  Kandang Ayam Broiler Dua Lantai di Caringin Bogor Ludes Terbakar

Saat berbuka puasa pun, Putri menyarankan untuk menghindari gorengan dan makanan tinggi lemak saat perut kosong agar kalori harian tetap terjaga. Ini penting agar tidak melebihi asupan kalori harian dan tidak overeating.

“Makan makanan yang rendah lemak dulu. Contohnya kayak es buah, buah segar, kurma, minum air. Itu nanti di jeda baru makan makanan berat gitu. Jangan kalap makan saat buka puasa,” tandasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================