
Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2017 juga mengungkapkan sulforaphane dapat melindungi otak dan memperlambat penurunan kognitif yang disebabkan penuaan.
- Menurunkan risiko penyakit kronis
Mengonsumsi kembang kol dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker. Sebuah tinjauan yang diterbitkan pada 2015 juga menemukan sayuran cruciferous dapat mengurangi risiko kanker, penyakit jantung, dan kematian karena sebab apapun.
Kembang kol juga mengandung zat alami yang melindungi area pembuluh darah yang paling rentan terhadap peradangan. Beberapa bukti menunjukkan bahwa zat tersebut juga dapat mencegah pertumbuhan dan penyebaran kanker kolorektal.
- Mendukung proses detoksifikasi dalam tubuh
Detoksifikasi adalah proses alami yang dilakukan tubuh untuk membuang racun dan zat yang berpotensi berbahaya. Mengonsumsi kembang kol atau sayuran cruciferous lain dapat mendukung proses tersebut.
Sebab, kembang kol mengandung enzim yang dapat membantu proses detoksifikasi. Enzim-enzim tersebut akan menyebar di dalam tubuh untuk mencari dan mengumpulkan racun serta produk limbah, mengikatnya, dan membawanya keluar dari tubuh.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















