
“Salah satu program saya itu kan sebenarnya irisan dengan pemerintah pusat sangat ada yaitu program makan siang dan susu gratis. Saya konsisten untuk mengurangi stunting dan meningkatkan gizi anak dan ibu hamil itu pertama,” sebutnya.
Kemudian kedua faktor logistik. Nah di logistik ini, ia sangat menekankan bahwa dalam pilkada yang diikuti banyak calon logistik menjadi faktor yang paling penting baik dari mobilisasi alat kampanye maupun terkait dengan relawan-relawan.
“Tapi memang saya beruntung. Saya punya relawan yang banyak dan mandiri artinya saya banyak dibantu oleh relawan-relawan. Itu faktor kedua,” kata Jaya.
“Ketiga faktor koalisi. Saya berharap Gerindra Kota Bogor, menjadi pemimpin koalisi yang menjadikan walikota bukan wakil walikota. Jadi, saya berharap Gerindra menjadi leader nya koalisi,” tambahnya.
Kemudian faktor yang terakhir sebut Jaya pada faktor program program di masyarakat. “Kita sudah blusukan di 130 titik. Masyarakat melihat Bogor ini perlu semacam energi baru dari kalangan yang lebih fresh ya, yang mungkin punya modal politik dan modal visi yang cukup bagus untuk membawa Kota Bogor ke era berikutnya. Makanya visi saya itu adalah Bogor emas,” ungkapnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















