
“Kita juga apresiasi kepada Pj Bupati Bogor yang telah hadir dan memberikan saran dan masukan termasuk ide dan gagasan karena Pj Bupati salah satu pejabat di Kemendagri,” katanya.
Dia menyatakan, bahwa masalah pemekaran Bogor Barat secara politis tahapan demi tahapan sudah selesai sesuai dengan regulasi aturan dan perundang-undangan. Bogor Barat itu menjadi hak prerogatif pemerintah atau eksekutif yaitu presiden melalui Kemendagri.
“Terkait dengan semangat pemekaran Bogor Barat hari ini mendapat respons baik dari PJ Bupati. Tentu secara politis semua partai politik terutama anggota DPR-RI dari kabupaten Bogor sudah bulat semua nya mendukung pemekaran Bogor Barat maupun Bogor Timur,” ujarnya.
Jadi, menurut dia, saat ini keadaan Bogor Barat hanya dihalangi oleh moratorium, jadi kalau masih ada moratorium maka akan bersifat administratif, proses pemekaran.
Karena kebetulan sudah menjadi ranahnya Kemendagri. Namun, semangat pemekaran di Kabupaten Bogor kata dia, pihaknya mengajak untuk bersama-sama terutama kepada pihak eksekutif maupun legislatif.
“Kita tinggal memulai dari pembangunan, sarana dan prasaran yang perlu dibangun agar memenuhi persyaratan dikala nanti moratorium di buka. Jadi fasilitas sarana dan prasarana sudah siap dari mulai insfratruktur,” tuturnya.
Dalam hal ini, Jaro Ade yakin di dalam komitmen yang dibangun oleh para calon presiden yaitu Prabowo dan Gibran punya komitmen yang sama, terkait dengan wilayah DOB bukan hanya di Bogor Barat tetapi seluruh Indonesia.
“Tujuannya satu kita semua ingin ada percepatan DOB pembangunan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















