Pj Gubernur Jawa Barat Beri Pembinaan Jajaran Pemkot Bogor

“Kemudian ada apresiasi juga kepada camat dan lurah berperestasi, termasuk soal stunting disinggung. Saya juga laporkan soal (padi) Nutri Zinc kemarin, sebagai salah satu inisiasi project untuk kita bisa mengatasi stunting dari varietas baru dari padi,” paparnya

Menyoal transportasi, Pemkot Bogor akan meminta bantuan ke pemprov untuk melobi pemerintah pusat untuk program buy the service (BTS) pada BisKita.

Terakhir, terkait isu yang sedang viral, yakni judol, Hery mengatakan bahwa Pemprov dan Pemkot akan terus berkomunikasi terkait data yang akan disampaikan PPATK. Setelah data didapati, kata Hery, konsekuensi lainnya pun harus dihadapi. Apalagi berkaitan dengan Aparatur Sipil Negara (ASN).

BACA JUGA :  Dua Hari Pencarian, Bocah Hanyut di Sungai Cianten Ditemukan Meninggal

“Jelas untuk ASN ada hukuman disiplin ringan, sedang dan berat. Nanti kita lihat levelnya ada dimana. Apakah dia sebagai koordinator, apa dia sebagai admin atau jangan-jangan sebagai rekrutmen, pasti kan berat,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan, pertemuannya dengan para kepala OPD, camat, dan lurah se-Kota Bogor untuk mengingatkan tentang sampah, pengolahan sampah, perundungan, juga netralitas ASN dan judol pinjol serta memastikan warga berhak mendapatkan bansos dan BPJS.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

“Untuk judi online kami akan memfasilitasi data dari PPATK terkait data di Kota Bogor ini. Ada datanya di PPATK dan kami akan fasilitasi. Kita juga kerja sama dengan lembaga keuangan untuk memberikan fasilitas kredit yang lebih mudah. Itu sedang dibahas di Pemprov,” ungkap Bey.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================