
Biasanya kita super sibuk, sehingga justru jauh dari Allah. Bahkan gara-gara jabatan ini, tidak sedikit yang melakukan segala cara untuk mencapai jabatan tersebut. Jika perlu sikut sana, sikut sini dan melanggar aturan yang berlaku.
Padahal sejatinya, jabatan itu yang memberi adalah Allah. Jika jabatan dipegang oleh orang yang soleh dan amanah, tentu jabatan itu semakin mendekatkan kita kepada Allah.
Jabatannya untuk memajukan kepentingan umat, berlaku adil, bijaksana, jujur, tegas, disiplin, demokratis, berintegritas dan tidak otoriter serta karakter baik yang lain.
Ketiga, ujian wanita bagi laki-laki ini terkait hawa nafsunya. Seorang pria akan diuji oleh wanita cantik atau merasa nyaman dengan wanita lain.
Maka Islam menganjurkan laki-laki untuk menundukkan pandangan agar terhindar dari perselingkuhan. Menjaga pandangan ini, juga akan menghindarkan seorang pria tidak berbuat genit terhadap wanita. Lebih baik lagi, selain menjaga pandangan, seorang pria selalu menjaga wudunya.
Di sisi lain, wanita jangan menggoda laki-laki, atau bergaul terlalu bebas dengan laki-laki, serta wanita jangan memancing syahwat laki-laki misal dengan lirikan, senyuman genit, rayuan dan berpakaian sexy.
Banyak pria yang lulus ujian harta dan tahta, tapi gagal di ujian wanita, bahkan kisah nyata di Mesir ada seorang ulama besar juga tergoda oleh wanita, apalagi kita sebagai orang biasa.
Maka tetap jaga wudu dan terus berdzikir setiap hembusan nafas kita, agar kita sebagai pria lulus dengan ujian wanita. Jayalah Indonesiaku. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















