Dikira sedang Tidur, Pelajar SMK di Malang Tewas Tak Wajar di Ruang Tamu Rumah

Ilustrasi Mayat

BOGOR TODAYPelajar SMK bernama Syahroni ditemukan meninggal tak wajar dengan beberapa luka di bagian mata dan bibir, dalam ruang tamu rumahnya di Dusun Baran RT 13 RW 1 Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, pada Jumat (5/7/2024).

Menerima informasi adanya kejadian tersebut, Anggota Polsek Gondanglegi dan tim Inafis Satreskrim Polres Malang langsung mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Seusai olah TKP, jenazah dibawa ke ruang forensik Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk autopsi guna memastikan penyebab kematian.

Korban awalnya ditemukan meninggal dalam ruang tamu rumah oleh sang ibu. Sang ibu awalnya tidak tahu anaknya sudah meninggal sebab dia menyangka sedang tertidur. Hal itu dikatakan Perangkat Desa Urek Urek Sulaiman Arif.

BACA JUGA :  HGB Kedaluwarsa Sejak 2017, Petani Geruduk BPN Kabupaten Bogor

“Jumat dini hari itu ibunya tersandung tubuh korban di ruang tamu rumah. Tapi sama ibunya dikira tidur karena 2 hari anaknya tidak pulang. Kebetulan ibunya mengalami gangguan penglihatan,” ujar Sulaiman Arif saat ditemui Jumat (6/7/2024) malam.

Karena hingga sore korban tidak kunjung bangun, ibunya curiga. Saat hendak dibangunkan, tubuh korban sudah kaku dan dingin. Apalagi saat dicek ponsel korban juga sudah hilang.

“Seketika itu, ibu korban teriak hingga membuat tetangganya berdatangan. Berdasarkan keterangan keluarga, ponsel korban hilang,” katanya.

Berdasarkan keterangan ibu korban dini hari mendengar mendengar suara kaki masuk ke dalam rumah. Demikian dikatakan Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat.

“Namun belum bisa dipastikan apakah suara kaki itu dari korban atau ada orang yang mengantarkan korban,” katanya.

BACA JUGA :  Resep Bolu Tape Lembut dan Harum, Cocok untuk Teman Minum Teh

Menurutnya pada pagi hari sekitar pukul 6.00 WIB, korban sempat diselimuti adiknya karena melihat kakinya dingin. Kemudian, ketika hendak dibangunkan sore hari, tubuh korban sudah kaku.

“Ketika tetangga sekitar mengecek tubuh korban ditemukan ada luka di bagian mata dan bibir,” ucapnya.

Dia mengaku belum bisa memastikan penyebab luka yang ada di tubuh korban akibat penganiayaan atau pembunuhan. Sebab proses autopsi masih berlangsung.

“Kami masih menunggu hasil autopsi untuk melihat penyebab lukanya tersebut. Tim forensik juga telah mengambil sampel lambung korban,” ujarnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================