
Penumpang Bus Gunung Harta, Abdul Hamid (40) mengatakan, bus menepi karena tercium bau solar. Saat itu, asap sudah masuk ke dalam bus. Sehingga ia dan penumpang lainnya bergegas turun untuk menyelamatkan diri.
“Bau solar dulu, lalu bus menepi, asap sudah masuk, saya langsung turun. Saya di kursi nomor 6 dari depan,” ujarnya.
Terbakarnya Bus Gunung Harta diduga karena korsleting listrik pada mesin. Ia memastikan seluruh penumpang dan kru bus selamat. Hal itu dikatakan Kanit PJR Jatim 3 AKP Yudiono.
“Diduga bus mengalami korsleting listrik di bagian belakang sehingga kap mesin keluar asap. Kemudian bus menepi di bahu jalan, lalu terbakar,” tandasnya.
Sedikitnya 2 truk pemadam kebakaran (PMK) dan 2 truk penyuplai air dikerahkan ke lokasi. Kebakaran bus Gunung Harta ini baru bisa dipadamkan sekitar pukul 19.42 WIB.
Bangkai bus telah dievakuasi ke pos PJR Jatim 3 di KM 684 Tol Jomo. Sedangkan para penumpang diangkut dengan bus Gunung Harta yang didatangkan dari Ngawi. Sehingga semua penumpang bisa melanjutkan perjalanan ke Jakarta.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















